Tolong jangan semena-mena mengeluarkan aturan, kami ingin kerja dengan bahagia, gaji yang cukup tapi tidak membahagiakan sama saja monoton. Jadi jangan seenaknya marah apabila target kalian tidak terpenuhi, kalian taunya hanya target tidak memikirkan faktor kenapa dan mengapa sampai target kalian amburadul. Keserakahan dan keegoisan demi sebuah citra tanpa memikirkan faktor penunjang dari karyawan. Kami ini jauh dari keluarga karena penempatan kalian yang tolak ukurnya tidak transparansi dan tidak ada penjelasan objektif mengapa sampai harus ditempatkan jauh dari sanak saudara dan keluarga. Pertanyaan subjektif dari yang terwakilkan bukan kah marketing kalian mau berjalan lancar? Kenapa tidak kami dikembalikan ke tempat asal kami yang lebih banyak kolega-kolega yang kami kenal, agar bisa menjadi sebuah target yang gampang diperoleh? Jika alasanya karena takut fraud bagi orang yang baru, apakah tidak cukup terbaca dari 7 tahapan test yang kami lalui? Kami rasa itu belum cukup. Toh ada juga yang dikembalikan keasalnya padahal orang baru.
Fakta diatas kami hanya mengisahkan yang sebenarnya terjadi dilapangan. Kami tidak ada cukup data yang bisa kami peroleh. Karena kami disuruh bungkam. Persoalan Bank BUMN ini baru saja mengeluarkan aturan dengan kalimat andalannya "kami akan menindaklanjuti apabila terjadi pelanggaran sesuai dengan aturan kami" kami tidak dijelaskan rincinya aturannya seperti apa. Sunggu perusahaan bank bumn yang tidak bonafit.
Kalian para penerus bangsa apabila mempunyai karakter ingin merdeka dalam bekerja jangan pernah mau masuk dan terjebak dengan upaya persuasif dari perekrut. Manis dikata pahit dilapangan. Kecuali kalian para robot yang sangat butuh pekerjaan itu pilihan mu. hati-hatisebelummemilihpekerjaan
